contact

foxyform

Kamis, 07 Februari 2019

Tanda - tanda seseorang yang perfeksionis

5 Tanda orang yang perfeksionis

Hasil gambar untuk anak perfeksionis

Menjadi seorang perfeksionis tidak selalu buruk, namun Anda tetap harus menjalani hidup dengan seimbang. Karena bagaimana pun, tidak ada yang sempurna di dunia ini. Anda memang harus selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, namun bukan berarti Anda harus menjadi begitu terobsesi untuk meraihnya. Nah, berikut adalah lima tanda bahwa Anda adalah seseorang yang perfeksionis, baik itu dalam pekerjaan,sekolah ataupun kehidupan sehari-hari, seperti dilansir Magforwomen.

1. Anda menganggap sebuah penilaian itu penting

Anda selalu meletakkan seratus persen konsentrasi pada pekerjaan, dan pada akhirnya Anda selalu menyalahkan diri sendiri karena hasil yang kurang maksimal. Anda juga selalu berpikir bahwa Anda bisa melakukannya lebih baik lagi. Sikap ini juga berlaku ketika Anda sedang menghakimi kualitas pekerjaan orang lain dan merasa itu tidak memuaskan bagi Anda. 

2. Sangat kompetitif

Anda selalu memiliki dorongan untuk mengungguli orang lain. Singkatnya, Anda selalu ingin keluar sebagai pemenang atau yang terbaik dalam segala hal. Sifat semacam ini memang manusiawi, namun seseorang tidak mungkin selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal. Tetapi jika Anda tidak bisa menerima kenyataan itu, Anda pasti seorang perfeksionis sejati.

3. Terobsesi pada kesalahan dan kegagalan

Anda tidak pernah puas dengan pekerjaan yang Anda lakukan. Setelah menyelesaikan suatu pekerjaan, baik itu yang sederhana atau pun rumit, Anda tetap mengomel tentang kesalahan dan kegagalan yang Anda buat. Ini jelas bukan perilaku yang tidak sehat dan Anda pasti lah seorang perfeksionis karena Anda tidak bisa menerima kesalahan apa pun. 

4. Gigih 

Seorang perfeksionis sangat gigih dalam menyelesaikan pekerjaannya. Dia akan selalu fokus sampai akhir. Sampai dia berhasil meraih sesuatu yang diinginkannya. Ini adalah salah satu sikap terbaik yang dimiliki oleh seorang perfeksionis. Setelah berhasil menyelesaikan pekerjaannya, seorang perfeksionis akan berusaha untuk memeriksa pekerjaannya secara berulang-ulang, karena dia tidak ingin membuat kesalahan sama sekali.

5. Tidak pernah mau salah atau gagal

Membuat kesalahan itu manusiawi, namun seorang perfeksionis ingin segalanya terlihat sempurna. Bahkan, kesalahan kecil pun bisa membuat dia kehilangan kendali dan merasa frustrasi. Tak jarang, seorang perfeksionis mengalami perubahan suasana hati yang drastis karena terlalu mudah resah atas kegagalan yang dialaminya. Jika Anda adalah seseorang yang tidak suka gagal atau salah, Anda tentu termasuk perfeksionis. 

0 komentar:

Posting Komentar