PRIDE HOMESCHOOLING

Jl.Markisa Blok A no. 11 Cinere Depok (021)754-555-8

PRIDE HOMESCHOOLING

Dengan mencari dan Berspekulasi maka kita akan belajar dan mendapatkan hal-hal yang baru

PRIDE HOMESCHOOLING

Jadikan buku adalah sahabat karibmu karena ia akan membimbingmu kearah kebaikan.

PRIDE HOMESCHOOLING

Pengetahuan akan membawa kita kepada kesempatan untuk membuat perbedaan

PRIDE HOMESCHOOLING

Menuliskan impian dan cita2mu secara tertulis terbukti membantu kamu untuk bisa mewujudkannya. So write down your dreams. Now!!!.

contact

foxyform

Minggu, 26 November 2017

Seminar Pendidikan "Menjadikan guru mandiri,kreatif,inovatif & enterpreneur"

 "Menjadikan guru mandiri,kreatif,inovatif & enterpreneur"

Membicarakan tentang dunia pendidikan tidak akan pernah ada habisnya, karena pendidikan merupakan salah satu pondasi untuk membangun peradaban Negara-Bangsa. Di semua Negara, baik yang telah maju maupun yang sedang berkembang, pendidikan semakin mendapat tempat yang penting bahkan dapat dikatakan tempat yang sangat strategis dalam proses pembangunan dan pertumbuhan sebuah Negara.
            Menurut Daoed Joesoef (Alumnus Universite Pluridiscplinaires Pantheon- Sorbonne) dalam tulisannya di rubrik opini Koran Kompas tanggal 25 Januari  2017, ada dua cara yang membuat Negara-Bangsa lumpuh. Pertama, melibatkannya dalam peperangan atau konflik berkepanjangan. Kedua, apabila pendidikan anak-anak bangsa diabaikan. Ki Hajar Dewantara pun telah lama mengingatkan bahwa mendidik anak sangatlah penting, Ki Hajar Dewantara  menyatakan, “Mendidik anak itulah mendidik rakyat. Keadaan dalam hidup dan penghidupan kita pada zaman sekarang itulah buahnya pendidikan yang kita terima dari orang tua pada waktu kita masih kanak-kanak. Sebaliknya anak-anak yang pada waktu ini kita didik, kelak akan menjadi warganegara kita” (Karya Ki Hajar Dewantara bagian pertama: Pendidikan, 1962:3).

Mari menjadi pendengar yang baik bagi anak anda

Pendengar yang baik bagi sang anak

Sebagai orangtua, ada kalanya kita perlu menjadi pendengar yang baik bagi anak2 kita.
Berikut adalah tips cara mendengarkan yang baik
  • Saat anak sedang berbicara kepada anda, tataplah matanya dengan kasih sayang sehingga anak merasa di perhatikan ceritanya.
  • Di dalam sela-sela pembicaraan anak anda, sesekali berilah komentar seperti “O ya? atau Wah!.. ” karena itu sudah menjadi stimulasi bagi mereka untuk makin giat bercerita. Pola ini dapat membuat anak nyaman karena merasa orang tua memahami apa yang mereka ungkapkan.
  • Mendengar sepenuhnya cerita pengalaman anak, baik itu menyedihkan dan menyenangkan, membuat kita berdua (ibu dengan anak) dapat berbagi rasa dan anakpun akan merasa orangtuanya menghargainya, Anak akan bersikap terbuka karena yakin orangtua pasti bersedia mendengarkan mereka.
  • Hindari sikap memaksakan pendapat, dan langsung ‘melabel” anak. Perasaan anak yang lebih sensitif, membuat anak akan merasa tersisihkan jika kita bersikap seperti itu.
  • Jika anda ingin membantu anak menghadapi masalahnya, berilah masukkan dengan kata-kata yang tetap menyemangati  anak. Hindari berkata “Ya sudah, besok kamu tidak usah main” atau ” Biar mama yang marahi temanmu yang nakal itu”
  • Disaat anak sedang emosi dan sulit bicara, jangan paksa anak untuk terus bicara.
  • Beri anak anda waktu untuk menyendiri sejenak sampai emosinya mereda dan siap untuk berbicara.
  • Berusahalah untuk tidak memberikan opini kita pribadi, baik terhadap pilihan sikapnya, emosinya dan tindakannya.
  • Tanyakan pemikiran mereka terhadap masalah ini dan bagaimana kira-kira sikap yang sebaiknya mereka lakukan di kemudian hari.
  • Sikap ini tidak saja menghindarkan anak dari perasaan di hakimi, namun juga membantu mereka lebih memahami kejadian atau peristiwa secara objektif.