PRIDE HOMESCHOOLING

Jl.Markisa Blok A no. 11 Cinere Depok (021)754-555-8

PRIDE HOMESCHOOLING

Dengan mencari dan Berspekulasi maka kita akan belajar dan mendapatkan hal-hal yang baru

PRIDE HOMESCHOOLING

Jadikan buku adalah sahabat karibmu karena ia akan membimbingmu kearah kebaikan.

PRIDE HOMESCHOOLING

Pengetahuan akan membawa kita kepada kesempatan untuk membuat perbedaan

PRIDE HOMESCHOOLING

Menuliskan impian dan cita2mu secara tertulis terbukti membantu kamu untuk bisa mewujudkannya. So write down your dreams. Now!!!.

contact

foxyform

Senin, 25 September 2017

Serunya belajar di Homeschooling

Mari ikut belajar di Homeschooling

Siapapun berhak mendapatkan pendidikan tanpa memandang fisik atau kemampuan cara berpikir,karena pendidikan diadakan untuk menyetarakan pengetahuan.

Di homeschooling, Waktu belajar yang fleksibel, teman belajar yang variatif, kegiatan belajar yang menyenangkan, dan suasana belajar yang bernuansa rumah sendiri seringkali menjadi alasan mengapa anak-anak menyukai pendekatan pendidikan ini.


Sedangkan, management waktu luang yang efektif, keleluasaan anak anak dalam mengekspresikan dirinya  yang efektif diproses belajar, dan sosialisasi yang kongkrit menjadi alasan beberapa orangtua memilih homeschooling sebagai alternatif pendidikan anak-anak.

Peraturan pemerintah yang memfasilitasi homeschoolers akan memberikan ketenangan bagi sebagian besar orangtua pelaku homeschooling. Ijazah kejar paket A, B, dan C dari Departmen Pendidikan Nasional untuk lulusan setara SD, SMP, dan SMA dapat dengan mudah dimiliki homeschooler. Ijazah international melalui program Cambridge dan IB juga bisa menjadi pilihan legal homeschooler untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di sekolah idaman masing-masin

Walaupun sampai sekarang,alternatif pendidikan ini belum sepenuhnya diterima secara positif oleh lingkungan. Stigma sosial yang menyatakan bahwa homeschooling hanya untuk anak berkebutuhan khusus dan tidak memiliki ijazah yang legal masih sering membayangi pelaku home schooling. Namun hal tersebut dapat dipahami dan ditemukan jawabannya di website homeschooling kami di: www.pridehomeschooling.com

KURIKULUM HOMESCHOOLING

 KURIKULUM HOMESCHOOLING


Berdasarkan informasi yang saya dapat dari berbagai sumber,berikut saya rangkum uraian mengenai kurikulum homeschooling.
Adapun mari ketahui terlebih dulu tentang jalur pendidikan Homeschooling terbagi sebagai berikut :

1. Enterpreneur; HS berbasis pada output karya/produk bisnis tertentu, portofolio bisnis/produk. Ijazah akademis tidak terlalu relevan.
2. Akademis; HS berbasis ijazah, perlu mengambil berbagai tes standar masuk Perguruan Tinggi baik di dalam ataupun di luar negeri. Ijazah akademis sangat relevan.
3.  Profesional; HS berbasis potensi, portofolio bakat dan sertifikasi non akademis. Penguatan kompetensi dengan magang/mentoring. Ijazah akademis tidak wajib, sertifikasi wajib.

Secara garis besar, kurikulum pembelajaran HS adalah sebagai berikut :
  1. Kurikulum Nasional ➡ Ujian paket kesetaraan ➡ Kuliah di Indonesia
  2. Kurikulum Internasional ➡ Ujian Cambridge/ SAT/ GAC ➡ Kuliah di Luar Negeri
  3. Kurikulum Wirausaha ➡ Magang ➡ Membangun perusahaan
  4. Kurikulum Profesional ➡ Sertifikasi non akademis ➡ Profesional Muda
 Untuk informasi pendaftaran dan sebagainya,kunjungi website kami di: www.pridehomeschooling.com

Ciri-ciri Anak Jenius

Ciri-ciri Bahwa Anak Anda Jenius

1. Banyak bertanya

Pertanyaan selalu timbul di benaknya, karena anak jenius selalu ingin tahu dengan detail tentang suatu informasi sebelum dia serap dan diterapkan pada otaknya. Apa? Dimana? Bagaimana? Mengapa? Darimana? Kapan? Pertanyaan-pertanyaan itu akan keluar dari mulut anak jenius setiap harinya. Namun biasanya walau hanya bertanya, mereka tidak membuang informasi begitu saja, terkadang mereka mencoba hal-hal baru untuk membuktikan.

2. Daya ingat kuat

Ajaibnya pada seorang anak jenius, dapat menyimpan beribu informasi dalam ingatannya, inilah sebabnya ketika anak bertanya anda diharuskan menjawab hingga detail.
Karena pertanyaan apapun itu walau dirasa tidak berbobot sangat berpengaruh pada pengembangan otak anak. Apa anda merasa kejadian di masa kecil sangat tidak bisa dilupakan? Inilah tanda-tanda kepintaran di usia dini. Semakin berumur, fungsi otak semakin melemah, untuk mengingat kejadian kemarin juga terkadang susah. Maka jangan sia-siakan masa aktif anak anda!

3. Konsentrasi

Ciri khas anak-anak adalah susah berkonsentrasi ketika mengerjakan suatu pekerjaan. Contohnya ketika anak anda mengerjakan pekerjaan rumah di saat yang sama ada temannya yang menghampiri, biasanya sangat susah untuk seorang anak untuk menolak bermain. Yang terjadi malah anak bermain dengan temannya dan pekerjaannya ditinggalkan. Tapi tidak seperti itu untuk anak jenius, anak jenius sudah bisa membedakan mana prioritasnya. Hal ini harus diterapkan sejak dini lho. Karena akan menjadi kebiasaan sampai usia remaja, bahkan hingga tua.

4. Pintar berimajinasi

Pernah melihat anak anda berbicara sendiri? Jika iya, bukan berarti dia gila. Jangan pernah beranggapan anak anda kelainan jiwa, karena hal ini sangat normal, 85% anak memiliki teman imajinasi. Inilah salah satu ciri anak anda jenius yaitu imajinasi yang sangat kuat.
Tidak aneh, bila dia tidak pernah merasakan kesepian, karena dia membuat teman khusus di pikirannya. Selain teman imajinasi, anak jenius bisa membayangkan suatu rencana sebelum direalisasikan. Seperti orang dewasa, bukan?

5. Berfikir lebih cepat

Berfikir lebih cepat dan awal dibanding dengan teman-temannya, seperti merencanakan sesuatu namun belum ketemu solusinya. Jika anak anda mengeluarkan gagasan atau ide lebih cepat dari teman-temannya dengan ide yang terbilang cemerlang, berarti itu tanda anak anda jenius. Karena, daya serap informasi menuju ke proses berfikir terjadi lebih cepat dibanding dengan anak lainnya.
Hal ini, harus anda banggakan karena siapa tahu suatu saat nanti anak anda menjadi seorang konsultan, manajer atau orang yang dapat dipercayai oleh orang lain dengan ide-ide cemerlangnya.

6. Memiliki kosakata yang lebih banyak

Menurut NAGC, seorang balita yang sudah mampu berbicara, selalu berusaha menggunakan kata inti saja, misal "ada gelas”. Untuk anak jenius, biasanya dia menggunakan kalimat yang lebih panjang dan mendetail, seperti “ada gelas warna hijau, terisi oleh air kopi sebanyak 70% dari ukuran gelas tersebut”.
Kenapa tidak? Ajarkan anak anda dengan kalimat-kalimat seperti persen, diameter, debet, kredit sejak dini. Agar ketika masuk sekolah, otaknya tidak kaget, selain itu kosakatanya pun sangat lebih kaya dibanding dengan anak normal yang lainnya.

7. Senang mendongeng

Hal ini berkesinambungan dengan otak balita yang cepat menangkap sesuatu yang dilihatnya, dan cepat menyerap sebuah informasi. Sehingga ketika ada waktu untuk bercerita, dia selalu menceritakan kembali hal-hal yang sudah terjadi, lengkap dengan warna, tekstur, suara, tempat dan lain sebagainya.

Demikian ciri-ciri anak jenius yang saya rangkum dari berbagai sumber,semoga bermanfaat bagi para pembaca,dan jangan untuk mengetahui lebih banyak informasi seputar pendidikan anak segera kunjungi: www.pridehomeschooling.com / www.pridehomeschooling.blogspot.com