PRIDE HOMESCHOOLING

Jl.Markisa Blok A no. 11 Cinere Depok (021)754-555-8

PRIDE HOMESCHOOLING

Dengan mencari dan Berspekulasi maka kita akan belajar dan mendapatkan hal-hal yang baru

PRIDE HOMESCHOOLING

Jadikan buku adalah sahabat karibmu karena ia akan membimbingmu kearah kebaikan.

PRIDE HOMESCHOOLING

Pengetahuan akan membawa kita kepada kesempatan untuk membuat perbedaan

PRIDE HOMESCHOOLING

Menuliskan impian dan cita2mu secara tertulis terbukti membantu kamu untuk bisa mewujudkannya. So write down your dreams. Now!!!.

contact

foxyform

Kamis, 28 September 2017

Orangtua Wajib Tahu! Ada Keistimewaan Dibalik Kelemahan Anak

Ada keistimewaan dibalik kelemahan anak

Dimana ada kelemahan, pasti di sanapun ada keistimewaan. Tak mungkin ada anak yang cuma punya kelebihan tanpa kekurangan, sebaliknya tidak mungkin ada anak yang hanya punya kekurangan tanpa kelebihan. Kalaupun itu model kedua ini ada, maka kemungkinan besar penyebabnya ada kesalahan didik dari orang tuanya.
Sadarlah wahai para orang tua, bahwa setiap anak pasti memiliki kelebihan dan keistimewaan. Sebagian anak menonjol di bidang akademik, ada yang menonjol akhlaknya, ada yang menonjol dalam hal ketekunan, kekuatan hafalan, kekuatan nalar, keterampilan, kepemimpinan dan seterusnya.
Namun terkadang orang tua kurang menyadari hal ini. Masih banyak di antara mereka yang menjadikan barometer penilaian anak hanya pada nilai-nilai yang tertera di dalam rapor atau dengan prestasi tertentu. Padahal jika si anak lemah dalam satu sisi, pasti ia memiliki keistimewaan di sisi yang lain.
Akan sangat bermanfaat, bila orang tua bisa sesegera mungkin menemukan kelebihan pada diri masing-masing anaknya. Jika perlu dan memungkinkan, bekerjasamalah dengan guru-guru di sekolah untuk menemukan kelebihan tersebut.Karena pada dasarnya pendidikan juga berlaku bagi siapa saja dan sangat penting.
Bila orang tua telah berhasil menemukannya, maka tindak lanjut yang semestinya dilakukan adalah:
1. Beri Pengakuan
Orang tua yang tahu kelebihan anaknya namun tidak pernah mengungkapkannya kepada mereka, sama saja bohong! Pengakuan harus diberikan secara nyata, supaya anak-anak tahu dan merasakannya. Ini juga yang akan semakin memupuk rasa percaya diri mereka. Pengakuan bisa dilakukan dengan memberikan pujian terarah dan terukur. Atau dengan menghadiahkan senyuman, belaian, ataupun peluk cium saat anak menunjukkan kelebihannya.
2. Kembangkan dari sini
Dengan mengetahui kelebihan masing-masing anak, orang tua akan menjadi lebih mudah untuk mengarahkan dan mengembangkannya. Berikan fasilitas dan sarana penunjang untuk mengembangkan kelebihan anak sesuai dengan bidangnya. Bimbing mereka untuk menentukan arah bagi cita-citanya kelak, agar tetap segaris dengan bakat mereka. Selama bakat tersebut tidak menyelisihi ajaran agama.
3. Tak perlu membanding-bandingkan
Karena setiap anak unik dengan kelebihannya masing-masing, maka jangan sekali-kali membuat standar yang sama untuk mereka. Biarkan anak berkembang sesuai minat dan bakat masing-masing. Orang tua harus membuang ambisi pribadinya untuk menjadikan anaknya menjadi seperti yang ia inginkan, jika memang anak tak mampu dan tak mau.
Ini semua tentu apabila bukan berkaitan dengan ketaatan dalam beragama. Adapun bila kaitannya dengan menjalankan perintah agama atau menjauhi larangannya, maka tentu diperlukan ketegasan dari para orang tua dalam mengajarkannya pada anak.
Sekian & semoga bermanfaat !

"Bermain Ayunan" Bukan Sekedar Mermainan Melainkan Mendatangkan Manfaat Bagi Tubuh.

Inilah manfaat dari bermain ayunan

Gerakan mengayun memang merupakan salah satu gerakan yang disukai bayi sedari lahir. Gerakan mengayun juga tidak jarang ditemui sebagai andalan untuk menenangkan atau menidurkan bayi. Namun nampaknya gerakan mengayun masih cukup digemari oleh anak-anak. Sebuah permainan yang menggunakan teknik mengayun kita kenal dengan nama “ayunan”.
Ternyata, selain merupakan aktivitas fisik yang menimbulkan perasaan nyaman dan menyenangkan, bermain ayunan juga membantu tubuh untuk mengatur dan mengkoordinasikan sistem sensoris di dalam tubuh.
Apabila ditelaah lebih mendetail, sistem sensoris  yang paling berperan adalah :
sistemvestibular (keseimbangan). Sistem vestibular merupakan elemen kunci dari sistem integrasi sensoris tubuh manusia. Sistem vestibular manusia mengatur pergerakan, keseimbangan, posisi, dan kewaspadaan terkait posisi. Dengan kata lain, adanya sistemvestibular berkoordinasi dengan sistem lainnya seperti indra penglihatan akan membantu manusia untuk tidak jatuh.
Seberapa sering rangsangan vestibular yang dibutuhkan oleh tubuh anak? Rangsangsan vestibular dibutuhkan agar anak dapat menjaga keseimbangan tubuh secara umum. Rangasanganvestibular yang dibutuhkan seorang anak bisa berbeda-beda antara anak yang satu dengan yang lainnya. Beberapa anak membutuhkan rangsangan yang sering, namun beberapa lainnya tidak. Bahkan terapi mengayun merupakan salah satu terapi yang digunakan kepada anak dengan kebutuhan khusus.
Demikian manfaat dari bermain ayunan,jika kita pelajari lebih lanjut banyak permainan anak2 yang mendatangkan manfaat bagi kesehtan dan tumbuh kembang mereka.Sebagai orangtua yang baik,sudah seharusnya anda memfasilitasi tempat bermain anak dg material yang menyenangkan dan mendatangkan manfaat bagi anak anda.Good luck for parents! Update terus seputar anak dan pendidikan di: www.pridehomeschooling.com atau www.pridehomeschooling.blogspot.com

Rabu, 27 September 2017

Mari Mengasah Sosialisasi Anak Sejak Dini

Mengasah sosialisasi Anak sejak dini

1.Hangat dan penuh cinta. 

Cara anak berinteraksi dengan lingkungan sekitar sangat bergantung pada pengaruh pola asuh dan hubungannya dengan ibu dan dan ayahnya.Berdasarkan penelitian, anak-anak yang sering bermain dengan orang tuanya terampil bergaul dengan teman-teman seusianya.

Orang tua yang hangat dan terampil bersosialisasi juga memiliki anak-anak yang suka tertawa dan mudah tersenyum. Sebagai orang tua, sebaiknya Anda menghindari sikap suka mengritik selama anak bermain, dan bersikaplah responsif terhadap gagasan yang diajukannya.

2.Petunjuk praktis. 

Sebagai pemula, anak-anak butuh  arahan Anda tentang cara memulai pertemanan. Beri petunjuk praktis tentang cara menyapa orang lain, memberi respon positif terhadap sapaan teman dan cara berinteraksi dalam kegiatan bermain bersama. Cara termudah, tentu saja, dengan memberi contoh.

Di usia berapa pun, ada baiknya Anda paparkan contoh tata krama dan perilaku yang mendukung kegiatan bersosialiasi dengan orang-orang di sekitarnya. Salah satu keterampilan sosial yang juga penting diajarkan adalah cara memecahkan masalah, misalnya dengan bernegosiasi, dan berkompromi.

3.Biasakan bergaul.

Ada baiknya sejak dini Anda mengagendakan kesempatan bagi si kecil bersosialisasi. Dengan demikian bersosialisasi tak lagi barang baru bagi anak sehingga membuatnya takut.
Biasanya untuk batita (0 – 3 tahun) cukuplah dengan teman seusia di sekitar lingkungan rumah atau sepupunya. Di usia balita (3 – 5 tahun), tak ada salahnya Anda rutin mengajaknya bermain bersama anak sahabat Anda di rumah atau di rumah sahabat, misalnya dengan merancang semacam play date.


4.Mengundang teman. 

Maksimalkan interaksi positif anak dan teman-temannya saat bermain bersama di rumah, antara lain dengan menyediakan beragam material dan kegiatan.Ajak anak menyusun kegiatan yang dapat dilakukan bersama teman yang akan diundang. Buatlah daftar mainan dan material yang tersedia lalu susunlah kegiatan yang mungkin lakukan si balita bersama temannya

Sebagai langkah awal, rancanglah kegiatan bermain yang singkat saja. Meski pengalaman pertama bermain bersama teman di rumah menyenangkan, tetap saja balita punya ketahanan terbatas. Selain karena bosan, anak-anak biasanya juga tak akan tahan bermain lebih dari 1 jam nonstop. Ia butuh jeda untuk istirahat, makan, minum bahkan tidur di sore hari. 

Selamat mengaplikasikan ya moms ! Update terus info seputar anak & pendidikan di blog kami dan website kami di: www.pridehomeschooling.com