PRIDE HOMESCHOOLING

Jl.Markisa Blok A no. 11 Cinere Depok (021)754-555-8

PRIDE HOMESCHOOLING

Dengan mencari dan Berspekulasi maka kita akan belajar dan mendapatkan hal-hal yang baru

PRIDE HOMESCHOOLING

Jadikan buku adalah sahabat karibmu karena ia akan membimbingmu kearah kebaikan.

PRIDE HOMESCHOOLING

Pengetahuan akan membawa kita kepada kesempatan untuk membuat perbedaan

PRIDE HOMESCHOOLING

Menuliskan impian dan cita2mu secara tertulis terbukti membantu kamu untuk bisa mewujudkannya. So write down your dreams. Now!!!.

contact

foxyform

Selasa, 18 Februari 2020

Manfaat Try Out bagi calon peserta Ujian Nasional

Perlu diketahui,pentingnya Try Out bagi calon peserta Ujian Nasional 



Secara sederhana, try out (TO) adalah bentuk ujian sebagai uji coba yang diberikan pada siswa. Soal try out disusun oleh pihak dinas pendidikan berdasarkan skl dan kisi-kisi ujian nasional. Namun demikian, soal-soal ujian TO tidak dapat dipastikan apakah sama atau tidak dengan soal-soal ujian nasional yang akan dihadapi siswa.
Try out ujian nasional yang diberikan kepada siswa sangat penting artinya bagi semua pihak yang terkait dengan ujian nasional. Bermanfaat untuk siswa sendiri, guru mata pelajaran, pimpinan sekolah maupun orang tua siswa. Tujuannya untuk mempersipakan UN dengan baik agar diperoleh hasil yang optimal.

Manfaat Try Out UN Bagi Siswa

TO UN bermanfaat untuk mengasah keterampilan dalam mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan materi pelajaran yang diujikan. Esensi soal-soal try out dibuat berdasarkan SKL dan kisi-kisi UN sehingga siswa dapat berlatih mengerjakan soal-soal ujian.
Jika hasil TO yang diperoleh siswa tidak memuaskan maka ini akan menjadi pendorong bagi siswa untuk mengerjakan kembali soal-soal TO. Siswa lebih banyak mengerjakan soal-soal ketimbang membaca dan mempelajari materi pelajaran. Dengan demikian siswa semakin siap untuk menghadapi ujian nasional yang akan datang.

Rabu, 05 Februari 2020

Cara Orangtua Menghadapi Anak yang Suka Berbohong

Cara Menghadapi Anak yang Suka Berbohong

Agar tidak terlambat menangani kebiasaan buruk ini, berikut adalah langkah cerdas membongkar kebohongan anak. Mama bisa ikuti tips berikut agar si Kecil mau mengakui kebohongannya tanpa merasa tertekan.
                          Image result for Cara Menghadapi Anak yang Suka Berbohong

1. Hindari interogasi berlebihan

Meski Mama sudah tahu bahwa si Kecil berbohong, hindari menginterogasi berlebihan. Jangan memaksanya langsung mengakui saat itu juga. Akan lebih baik lagi jika Mama menyiapkan bukti, sebelum memaksa si Kecil mengaku.
Ia akan malu ketika melihat barang bukti dan mengaku dengan sendirinya. Interogasi yang berlebihan justru membuatnya tertekan dan takut. Bukannya jera, ia malah tergerak untuk melakukan kebohongan berikutnya.

2. Tanyakan secara berulang

Ketika Mama melakukan interogasi, hindari menggunakan kalimat dan nada bicara kasar. Tanyakan tentang kebohongannya secara bertahap dan berulang.
Dari situ bisa diamati bagaimana ia menjawab pertanyaan Mama. Orang yang berbohong cenderung memberi jawaban panjang dan berbelit, atau berbeda dengan sebelumnya.

3. Amati ekspresi wajahnya saat menjelaskan

Ekspresi wajah seseorang, khususnya mata, paling tidak bisa berbohong saat menyembunyikan sesuatu. Mama bisa jadikan ini senjata ampuh. Ketika melakukan interogasi, amati bagaimana wajahnya saat menanggapi. Apakah ia lebih banyak menunduk atau buang muka, lalu matanya membalas tatapan mata Mama atau tidak.
Seseorang yang tengah berbohong cenderung menghindari adu tatap dengan lawan bicara. Ia lebih memilih menunduk atau buang muka, agar ekspresi asli wajahnya tidak nampak. Kalau si Kecil sudah menunjukkan ekspresi seperti ini, pancing lebih dalam dengan “Sayang, kok lagi diajak ngomong kok gak berani liat mata Mama sih?”

4. Pancing sengan cerita

Ini bisa menjadi cara ampuh untuk membuat si Kecil mengaku. Anak-anak selain suka berbohong juga masih mudah dibohongi. Ungkap kebohongannya dengan cerita bohong yang terasa meyakinkan.

Buat cerita begini: “Kemarin anak teman Mama ada yang bohong. Dia ngaku dapat nilai 10 padahal aslinya 5. Tapi pas ketahuan, Mamanya gak marah. Karena mamanya sayang sama dia. Jadi dia janji deh, gak akan bohong lagi. Soalnya kalau bohong terus bikin Mamanya sedih.”
Padalah, Mama tidak memiliki teman yang baru saja dibohongi anaknya. Tapi cerita itu bisa membuat si Kecil merasa bersalah dengan sendirinya, dan tidak takut untuk mengaku. Lain halnya kalau Mama memilih jalan memarahinya atau menegur secara tegas. Perlakuan ini bisa saja membuat anak kembali melakukan kebohongan lain.

5. Kenali kemungkinan penyebabnya

Setelah melakukan pendekatan personal, Mama tetap harus mencari tahu penyebab kebohongan si Kecil. Sekalipun ia sudah mengakui dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Dengan Mama mengetahui sebabnya, bisa diantisipasi agar kebohongan tersebut tidak terulang.
Bisa jadi penyebab kebohongannya adalah pola asuh Mama yang sering membuatnya takut atau merasa banyak dituntut. Kemungkinan lainnya, ia sedang bermasalah dengan temannya di sekolah atau meniru kebiasaan buruk orang lain.

6. Hindari melanggar janji

Anak tidak akan melakukan kebohongan jika orangtua mengajarkan kejujuran. Jadi, sangat penting mengajarkan anak untuk bersikap jujur dengan memberikannya panutan bahwa orangtuanya tidak pernah melanggar janji.

Misalnya, saat mendekati ulangan Mama atau Papa menjanjikan akan membelikannya hadiah jika anak mendapat nilai terbaik, namun saat anak menyanggupi syarat tersebut orangtua tidak memberikan hadiah yang dijanjikan.

Ini akan membuat anak kecewa dan menganggap kalau kebohongan adalah hal yang wajar dilakukan karena orangtuanya sering melanggar perjanjian yang disepakati.
Nah Ma, itu dia cara menghadapi anak yang sedang berbohong. Kebiasaan berbohong biasanya ditiru dari orang terdekatnya. Jadi pastikan untuk menjauhkan kebiasaan berbohong mulai dari keluarga agar si Kecil tumbuh menjadi anak yang jujur dan nggak suka berbohong.



Sumber referensi : popmama.com

Selasa, 14 Januari 2020

Apa yang dimaksud dengan Body Shaming? Yuk! simak uraian berikut ini.

 Tentang Body Shaming

Related image

Apakah kamu pernah mengalami body shaming? Atau kamu pernah melakukannya tanpa sadar? Body shaming sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, baik disadari atau tidak. Kita mungkin masih belum benar-benar paham pengertian body shaming itu sendiri. Apa itu body shaming? Dan apa dampaknya pada kesehatan mental seseorang?
Agar lebih yakin, simak penjelasannya, yuk!

Pengertian body shaming

Pengertian body shaming adalah tindakan mengejek atau berkomentar negatif terhadap keadaan fisik atau tubuh seseorang. Singkatnya, bullying terhadap kondisi fisik seseorang. 
Umumnya, bentuk dan ukuran tubuh seseorang yang dijadikan sasaran berkomentar, baik dalam bentuk tersirat maupun tersurat, bercanda maupun sekadar basa-basi.
Tubuh yang overweight atau underweight dirasa tidak memenuhi standar kecantikan oleh orang yang melakukan body shaming.

Ternyata body shaming juga bisa dilakukan terhadap diri sendiri

Tidak hanya dilakukan terhadap orang lain, kamu pun bisa melakukan body shaming terhadap dirimu sendiri.
Apa kamu pernah bercermin dan merasa “duh, kok aku gendut banget sih?” atau membandingkan fisikmu dengan orang lain?
Ternyata itu juga termasuk body shaming, lho. Bedanya, kamu menjadi korban sekaligus pelaku body shaming itu sendiri.

Media sosial membuat body shaming semakin marak terjadi

Setelah mengetahui pengertian body shaming, kita semua tahu adanya media sosial semakin mempermudah seseorang untuk melakukan hal tersebut. 
Tak jarang, para warganet memberi komentar negatif terhadap bentuk tubuh para artis atau selebgram yang dijadikan sasaran body shaming.
Padahal, media sosial bisa digunakan untuk hal yang lebih positif, seperti mengobati depresi.

Dampaknya terhadap kesehatan mental seseorang

Pengertian body shaming sama dengan bullying terhadap fisik, sehingga tindakan body shaming memiliki pengaruh yang besar terhadap kesehatan mental seseorang, terutama mereka yang sangat peduli dengan fisiknya.
Pernyataan orang lain terhadap fisik mereka akan terus-menerus melekat di pikiran mereka.
Akibatnya mereka menjadi tidak percaya diri, bahkan bisa berujung pada stres dan depresi.

Bahaya, dapat mengakibatkan eating disorder!

Merasa overweight atau underweight, korban body shaming akan berusaha untuk mengubah ukuran tubuhnya.
Mereka akan mengurangi atau menambah porsi makan mereka dari biasanya, demi target yang ingin dicapai.
Kalau terus-menerus dilakukan, tentu saja hal ini bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Bila kamu ternyata mengalami eating disorder (kelainan pada kebiasaan makan) akibat body shaming, kamu perlu berkonsultasi dengan psikolog ya, Dear.
Tenang, Riliv akan mempermudah kamu untuk berkonsultasi dengan para psikolog profesional!
Melakukan body shaming kepada orang lain merupakan hal yang buruk dan tidak dewasa. Segera hentikan dan sadari bahwa cantik itu relatif dan tidak diukur dari bentuk fisik kita.
Don’t forget to take good care of your body and focus on yourself, Dear! Tubuh kita merupakan pemberian Tuhan yang harus kita syukuri. Jangan membandingkan dirimu dengan orang lain karena setiap orang punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Kamu harus bisa menghargai dan mencintai dirimu sendiri. We are all unique in our own ways!
Disadur dari:
  1. https://www.magnolia-creek.com/eating-disorder-recovery-blog/what-is-body-shaming/
  2. https://www.globalvillagespace.com/body-shaming-and-its-effects-on-mental-health-falak-zehra-mohsin/
  3. https://www.waldeneatingdisorders.com/body-shaming-what-is-it-why-do-we-do-it/