PRIDE HOMESCHOOLING

Jl.Markisa Blok A no. 11 Cinere Depok (021)754-555-8

PRIDE HOMESCHOOLING

Dengan mencari dan Berspekulasi maka kita akan belajar dan mendapatkan hal-hal yang baru

PRIDE HOMESCHOOLING

Jadikan buku adalah sahabat karibmu karena ia akan membimbingmu kearah kebaikan.

PRIDE HOMESCHOOLING

Pengetahuan akan membawa kita kepada kesempatan untuk membuat perbedaan

PRIDE HOMESCHOOLING

Menuliskan impian dan cita2mu secara tertulis terbukti membantu kamu untuk bisa mewujudkannya. So write down your dreams. Now!!!.

contact

foxyform

Kamis, 11 April 2019

CIRI-CIRI KARAKTER ANAK YANG TERKENA BULLY

Karakter-karakter tertentu pada anak yang biasanya menjadi korban bullying

                                Hasil gambar untuk Karakter-karakter tertentu pada anak yang biasanya menjadi korban bullying

Karakter-karakter tertentu pada anak yang biasanya menjadi korban bullying, misalnya:
• Sulit berteman
• Pemalu
• Memiliki keluarga yang terlalu melindungi
• Dari suku tertentu
• Cacat atau keterbatasan lainnya
• Berkebutuhan khusus
• Sombong, dll.

Anak yang menjadi korban biasanya merasa malu, takut, tidak nyaman. Sehingga untuk membuat ia kembali mampu menjalani kegiatannya sehari-hari seperti biasa, ia harus dibekali dengan “tools” yang membuat ia yakin bahwa ia akan mendapatkan pertolongan. Ia harus tahu dan percaya bahwa guru kelas dan temannya akan membantu, misalnya. Atau ia kemudian mendapatkan teman selama jam istirahat atau kegiatan di luar kelas.
Rasa percaya dirinya kembali dipupuk dengan memusatkan perhatian pada hal-hal yang menjadi kelebihan dan potensinya. Yang terakhir ini biasanya berjakan dengan sendirinya jika rasa aman sudah kembali dimiliki.

Bullying terjadi ketika seseorang merasa teraniaya, takut, terintimidasi, oleh tindakan seseorang baik secara verbal, fisik atau mental. Ia takut bila perilaku tersebut akan terjadi lagi, dan ia merasa tak berdaya mencegahnya. (Andrew Mellor, antibullying network, univ. of edinburgh, scotland)
Perilaku bullying di institusi pendidikan bisa terjadi oleh siswa kepada siswa, siswa kepada guru, guru kepada siswa, guru kepada guru, orang tua siswa kepada guru atau sebaliknya, dan antarcivitas akademika di institusi pendidikan/sekolah.

Selasa, 09 April 2019

Pilihan Waktu yang Tepat Untuk Belajar

3 Waktu Terbaik untuk Belajar

                              

Siapapun kamu pasti punya waktu favorit untuk belajar. Tak peduli siswa, mahasiswa, atau guru pasti ada saat-saat dimana ketika membaca buku atau menghafal teks bisa langsung fokus dan mudah merekamnya ke dalam otak. Semua orang menyadari bahwa ada waktu tertentu dimana ia merasa itulah waktu terbaik untuk belajar.

Nah bagi kamu yang masih bingung menentukan kapan waktu yang tepat buat belajar, disini saya akan membagikan saat yang tepat dan kiranya bisa kamu agendakan untuk menghafal pelajaran, membaca buku, meringkas materi, atau aktivitas belajar lain.

(3) Jam 7 sampai 9 malam

Ini adalah waktu yang umum dipakai anak sekolah buat belajar di rumah. Meski sudah jadi tradisi, tak banyak yang tahu alasan memilih waktu ini. Tahu kenapa?
Sebab setelah belajar nanti kita akan beristirahat penuh.

Diharapkan setelah otak terkuras, lalu kita tidur, keesokan harinya otak mampu merefresh apa yang sudah dipelajari tadi malam. Beda halnya kalau setelah belajar kamu masih melakukan aktivitas lain, seperti main game, nonton tv, bahkan begadang sampai malam menjadikan hasil belajar yang kamu lakukan tidak maksimal.

Selain itu juga mengurangi daya ingat otak keesokan harinya. Jadi, usahakan setelah belajar langsung istirahat (tidur).

2) Jam 7 sampai 10 pagi

Di Indonesia dan hampir seluruh negara di dunia menggunakan waktu pagi untuk memulai kegiatan sekolah. Apa alasannya?
Karena di waktu seperti ini otak masih dalam keadaan segar dan belum banyak aktivitas yang dilakukan sebelumnya. Kamu yang pernah masuk sekolah di jam siang (moving class) tentu sudah merasakan bedanya. Kalau masuk siang, kamu akan sulit fokus karena di pagi hari sudah banyak kegiatan yang kamu lakukan.

1) Jam 3 sampai 5 pagi

Nah, di peringkat pertama sebagai waktu terbaik buat belajar adalah pas dini hari mulai jam 3. Kamu setuju? Kalau tidak menjawab, berarti kamu belum pernah melakukannya.

Siapapun sadar bahwa ini adalah saat terbaik terutama untuk menghafal pelajaran. Suasana yang sepi ditambah otak yang masih fresh selepas istirahat menjadi alasan kenapa banyak orang menyukai waktu ini. Bahkan dalam kondisi masih mengantuk sekalipun, kalau kamu memaksa diri buat menghafal maka hasilnya jauh lebih maksimal dibanding waktu lain.

Selain tahu kapan saja waktu yang pas buat belajar, ada baiknya kamu juga tahu kapan waktu larangan untuk belajar. Bukan larangan sih sebenarnya, tapi kalau kamu memaksakan diri untuk belajar di waktu ini, jangan harap hasilnya bisa maksimal.

Waktu yang dimaksud adalah saat tubuh sudah lelah. Hal ini kelihatannya sederhana, dan sering disepelekan banyak pelajar dan mahasiswa. Bahkan kita mengenal plesetan “SKS”, Sistem Kebut Semalam. Istilah yang menunjuk siswa yang menyelesaikan tugas hanya dalam tempo semalam, bisa sampai tengah malam, bisa sampai pagi hari.

Sumber referensi : panduanmengajar.com

Senin, 08 April 2019

5 Tanda Seseorang Memiliki Bakat Berbisnis

Ciri-ciri seseorang yang punya bakat berbisnis


Melihat perkembangan ekonomi terutama di bidang bisnis, sepertinya semakin banyak orang yang berhasil menjalankan bisnis dengan hasil yang mengesankan.

Kita yang mungkin masih awam dalam hal bisnis sekilas bertanya, mungkin mereka memang berbakat dalam hal bisnis sehingga usaha yang mereka lakukan akan berakhir dengan sukses.

Bisa dibilang sebagian besar pengusaha yang sukses memang pandai dalam menjalankan usaha atau bisnisnya tersebut. Selain itu, mereka juga memang berbakat dan bakatnya ini sudah ada dalam dirinya sejak ia masih kecil.

Jika ingin mengetahui, apakah di dalam diri Anda terdapat bakat untuk berbisnis, sebaiknya lakukan evaluasi diri dan kenali potensi diri. Dengan begitu Anda akan mengetahui bakat apa yang dimiliki.
Secara umum, tanda seseorang yang memiliki bakat berbisnis akan terlihat pada dirinya, berikut ulasanya:

1. Selalu Bersemangat
Menjalankan bisnis dari nol hingga bisa mencapai kesuksesan tentu tidak mudah dan memerlukan proses yang cukup panjang. Untuk menjalaninya Anda harus memiliki sikap semangat dan bekerja keras, karena dalam bisnis ini memang sangat diperlukan.
Kita harus selalu bersemangat untuk menciptakan inovasi baru dalam bisnis, dan terus bekerja keras untuk mencapai tujuan. Jika tidak memiliki keduanya, maka semangat yang dirasakan mungkin hanya di awal saja.
Jika sikap yang muncul malah merasa malas, tidak bersemangat, cepat bosan, dan mudah menyerah, maka ini salah satu tanda Anda memang tidak berbakat dalam bisnis. Anda mungkin kurang cocok jadi pebisnis.

2. Pandai Berkomunikasi
Seorang pengusaha juga harus pAndai berkomunikasi, ini merupakan bakat yang juga mudah dilihat dari sisi seseorang. Bisnis akan banyak terhubung dengan banyak pihak, termasuk dengan pelanggan.
Oleh karena itu, milikilah bakat komunikasi yang baik dan ramah, serta mudah dimengerti oleh semua orang. Komunikasi bisnis yang baik akan berpengaruh terhadap perkembangan bisnisnya.

3. Memiliki Banyak Ide
Sebuah bisnis juga berjalan disertai dengan Ide yang kreatif. Ide kreatif akan memberikan sentuhan baru pada bisnis yang sedang di jalankan. Ide kreatif juga harus dimiliki saat mengambil keputusan dalam bisnis itu sendiri.

4. Selalu Menimba Ilmu
Berbisnis tidak hanya masalah menjual produk dan mendapatkan keuntungan saja. Untuk bisnis yang lebih kuat dan dapat berlangsung lama, bisnis perlu dipelajari.
Pastikan Anda selaku pengusaha harus menimba banyak ilmu tentang bisnis yang dijalankan. Dengan menimba ilmu lebih dalam lagi, keahlian kita sebagai pebisnis juga akan lebih maksimal.

5. Rendah Hati dan Dermawan
Sifat rendah hati dan dermawan juga penting untuk dimiliki oleh para pebisnis. Bakat seperti ini sepertinya tidak semua orang memilikinya, namun sebaiknya pebisnis yang sejati, adalah yang rendah hati dan dermawan.
Kebanyakan pebisnis sukses adalah orang yang rendah hati sikapnya dan juga dermawan terhadap sesama.

Bakat Berbisnis Bisa Diasah
Tidak semua bakat tadi merupakan alami dan ada sejak lahir. Beberapa bakat yang muncul juga bisa maksimal karena memang diasah.
Seseorang yang membiasakan untuk menjalani sikap tadi, secara otomatis akan terasah dan akhirnya menjadi bakat yang tertanam dalam dirinya.