PRIDE HOMESCHOOLING

Jl.Markisa Blok A no. 11 Cinere Depok (021)754-555-8

PRIDE HOMESCHOOLING

Dengan mencari dan Berspekulasi maka kita akan belajar dan mendapatkan hal-hal yang baru

PRIDE HOMESCHOOLING

Jadikan buku adalah sahabat karibmu karena ia akan membimbingmu kearah kebaikan.

PRIDE HOMESCHOOLING

Pengetahuan akan membawa kita kepada kesempatan untuk membuat perbedaan

PRIDE HOMESCHOOLING

Menuliskan impian dan cita2mu secara tertulis terbukti membantu kamu untuk bisa mewujudkannya. So write down your dreams. Now!!!.

contact

foxyform

Rabu, 16 Mei 2018

Manfaat berpuasa bagi kesehatan

Berikut manfaat berpuasa bagi tubuh

Selain melatih kesehatan mental dan pikiran, berpuasa di bulan suci bermanfaat untuk melatih diri melakukan puasa intermitten atau diet puasa di hari-hari biasa. Berikut beberapa manfaat yang bisa diambil dari menjalankan puasa intermitten atau diet puasa, seperti dikutip dari Gulf News.

1. Membakar lemak jahat di dalam tubuh
Saat puasa, kalori yang terbakar akan lebih banyak dari kalori yang dikonsumsi, apalagi jika selagi berpuasa aktivitas tetap dilakukan seperti biasa. Setidaknya dalam delapan jam sehari, gula dan karbohidrat yang dikonsumsi pada hari itu terbakar habis, setelah itu tubuh memanfaatkan lemak untuk mendapatkan energi. Namun, penting untuk diingat bahwa makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka harus mengandung campuran protein, lemak dan karbohidrat secukupnya.

2. Meningkatkan hormon pertumbuhan manusia
Penelitian dari American College of Cardiology di New Orleans, menunjukkan bahwa puasa intermitten memicu kenaikan hormon pertumbuhan manusia (HGH), 1300 persen pada wanita, dan kenaikan 2000 persen pada pria. Mengapa ini penting? HGH membantu menurunkan berat badan tanpa kehilangan otot. Hormon ini juga membuat panjang umur dan mengatur metabolisme.

3. Meningkatkan fungsi otak
Puasa intermitten bisa memicu peningkatan produksi protein yang diproduksi otak atau BDNF. Protein ini membantu peremajaan dan regenerasi sel induk otak dan meningkatkan fungsi memori dan motor. Menurut Mark Mattson, seorang peneliti ilmu syaraf di National Institute of Aging (Amerika Serikat), puasa intermitten bahkan dapat menunda timbulnya penyakit Parkinson dan Alzheimer.

4. Trigliserida, kolesterol dan resistensi insulin
Puasa intermitten telah terbukti mengurangi tekanan darah, mengatur trigliserida dan kolesterol jahat, dan mengatasi resistensi insulin. Ini adalah faktor risiko penyakit jantung, yang merupakan salah satu penyebab kematian dini pada manusia. Resistensi insulin meningkatkan risiko diabetes dan puasa yang sehat membantu mengatur kadar gula dan kadar insulin di dalam tubuh.

5. Mengurangi risiko penuaan dan penyakit berbahaya
Stres oksidatif akibat jumlah radikal bebas yang terlalu banyak di dalam tubuh bisa menyebabkan proses oksidasi sel-sel normal menjadi semakin tinggi sehingga akan menimbulkan kerusakan. Kondisi ini memicu penyakit kronis seperti kanker, diabetes, stroke, Alzheimer, dan Parkinson. Puasa intermitten dapat membantu mengurangi risiko terserang penyakit berbahaya sampai batas tertentu dengan mendetoksifikasi tubuh dan memproduksi senyawa anti-inflamasi, tanpa risiko kekurangan gizi.

Minggu, 13 Mei 2018

Sarapan sehat untuk sibuah hati

Yuk sarapan sehat untuk menjalani hari dengan kuat dan semangat

1. Sarapan sebelum jam 9 pagi
Saat tidur malam, tubuh anak tidak mendapat asupan gizi dalam waktu yang lebih panjang. Padahal zat gizi yang ia dapatkan dari makan malamnya sudah mulai dicerna oleh tubuh. Karenanya, sarapan perlu disantap sebelum jam 9 pagi agar tubuh segera mendapat asupan energi lagi. Untuk memenuhi kebutuhan gizi harian tidak bisa dilakukan dalam satu kali makan saja, tetapi dibagi menjadi tiga kali makan setiap 4-6 jam.
2. Menu sarapan dengan gizi seimbang
Sarapan merupakan bagian dari proses pemenuhan gizi harian Si Buah Hati. Karena sarapan yang baik bukan sekedar untuk membuat perut kenyang, Bunda perlu memastikan menu sarapan Si Buah Hati mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin dan mineral dalam jumlah yang cukup. Jumlah yang cukup di sini, setidaknya memenuhi seperempat kebutuhan gizi harian. Pastikan sayuran dan buah selalu ada di menu sarapannya.
 3. Sarapan jangan tergesa-gesa
Biasakan Si Buah Hati untuk menyantap sarapan dengan baik dan tidak tergesa-gesa ya, Bunda. Untuk dapat menerapkan hal ini, biasakan Si Buah Hati makan malam sebelum jam 7 malam dan tidur sebelum jam 9 malam agar keesokan harinya bisa bangun dengan segar di pagi hari. Karena Si Buah Hati memerlukan waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri sebelum sarapan dan berangkat ke sekolah.

Jumat, 11 Mei 2018

Macam-macam penyakit yang diakibatkan oleh musim Pancaroba

Berikut 5 jenis penyakit dimusim pancaroba:


Di musim pancaroba, umumnya terjadi peningkatan kunjungan ke rumah sakit, dengan keluhan pasien adalah batuk pilek dan sedikit demam. Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Laurentius Aswin Pramono, SpPD, M.Epid mengatakan, bahwa beberapa penyakit menjadi langganan di musim pancaroba.
Apa saja Itu? Berikut tiga jenis penyakit langganan di musim pancaroba:

1. Flu
Seasonal influenza yang mana gejala utama influenza musiman yang paling sering adalah batuk, pilek, dan rasa panas di tubuh meskipun kadang tidak disertai kenaikan suhu tubuh. Tenggorokan juga terasa kering dan sakit untuk menelan.
"Mereka yang memiliki daya tahan tubuh rendah rentan mengalaminya, termasuk anak-anak, lansia dan penderita penyakit kronis seperti diabetes, pasien paska operasi, atau yang memiliki pola makan buruk dan jarang berolahraga," katanya.

2. Panas Dalam
Penyakit panas dalam adalah suatu keadaan dimana tubuh manusia mengalami panas yang berlebihan terutama di sistem pencernaan. Panas dalam bisa disebabkan oleh tidak seimbangnya makanan yang bersifat panas dan dingin.
Ada faktor yang berperan dalam menghadirkan gejala panas dalam, yaitu faktor eksternal seperti virus dan lingkungan, serta  faktor internal berupa daya tahan tubuh.
“Inilah yang oleh masyarakat disebut panas dalam,” Kumpulan gejala panas dalam, dalam istilah medis disebut syndrome, dapat terjadi karena perubahan cuaca ekstrem sehingga menyebabkan daya tahan tubuh menurun," katanya.

3. Alergi
Bagi penderita alergi, meningkatnya serbuk sari dan debu di udara dapat memicu gejala alergi yang memperberat flu dan panas dalam. "Perubahan cuaca juga mengubah tekanan udara, suhu dan komposisi udara, menyebabkan kuman dan virus di lingkungan semakin berkembang," bebernya.

4. Diare
Diare adalah salah satu penyakit yang umum di derita oleh anak dan dewasa. Apalagi diare merupakan penyakit yang cukup mengganggu aktivitas. "Karena kita banyak virus dan bakteri jadi lingkungan makanan kita enggak steril. Kayak jajan sembarangan itu berisiko untuk terkena diare," tukasnya.

5. Batuk
Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan. Serta  gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.