PRIDE HOMESCHOOLING

Jl.Markisa Blok A no. 11 Cinere Depok (021)754-555-8

PRIDE HOMESCHOOLING

Dengan mencari dan Berspekulasi maka kita akan belajar dan mendapatkan hal-hal yang baru

PRIDE HOMESCHOOLING

Jadikan buku adalah sahabat karibmu karena ia akan membimbingmu kearah kebaikan.

PRIDE HOMESCHOOLING

Pengetahuan akan membawa kita kepada kesempatan untuk membuat perbedaan

PRIDE HOMESCHOOLING

Menuliskan impian dan cita2mu secara tertulis terbukti membantu kamu untuk bisa mewujudkannya. So write down your dreams. Now!!!.

contact

foxyform

Minggu, 19 November 2017

CARACTER BUILDING: Menumbuhkan karakter positif pada peserta didik

CARACTER BUILDING:

Menumbuhkan karakter positif pada peserta didik 

Dalam berinteraksi tingkah laku setiap orang sebisa mungkin disesuaikan dengan konsep diri. Setiap orang bisa saja menyadari keadaan atau identitas dirinya namun lebih penting bila Anda menyadari baik buruknya kondisi yang dimiliki sertra bagaiman sikap yang tepat dalam menghadapi kondisi tersebut. Tingkah laku seseorang tergantung pada kualitas konsep dirinya yakni konsep diri positif atau konsep diri negatif.
Seseorang yang memiliki konsep diri positif memiliki karakterikstik seperti berikut:

1. Merasa sanggup menyelesaikan masalah yang terjadi. Pemahaman diri terhadap kemampuan subyektif dalam menyelesaikan masalah-masalah obyektif yang dihadapi.

2. Merasa sepadan dengan orang lain. Seseorang yang memiliki konsep diri positif memiliki pemikiran bahwa saat dilahirkan manusia tidak membawa kekayaan dan pengetahuan. Kekayakan dan pengetahuan bisa dimiliki dari bekerja dan proses belajar selama hidup. Hal inilah yang mendasari sikap seseorang yang tidak merasa kurang ataupun lebih dari orang lain.

3. Tidak malu saat dipuji. Konsep diri positif membangun pribadi yang memiliki pemahaman bahwa pujian atau penghargaan layak diterima seseorang berdasarkan hasil yang telah dicapainya.

4. Merasa mampu memperbaiki diri. Dengan memiliki konsep diri positif seseorang akan merasa mampu untuk memperbaiki sikap yang dirasa kurang.

Ayo segera bergabung di Pride Homeschooling,info selengkapnya hubungi: Mr.Hans (087774560472)

Kamis, 16 November 2017

CENTER PRIDE HOMESCHOOLING CINERE

Neuro Nadi Center Cinere

"PRIDE HOMESCHOOLING"


Sekolah dengan metode pendekatan karakter secara personal, karena semua anak tidak belajar dengan cara yang sama.Namun,kebanyakan sekolah mengambil pendekatan seukuran satu-satunya dalam hal pendidikan.Di Pride homeschooling,kita memberdayakan siswa untuk mencapai tujuan mereka dengan membantu mereka menentukan jalan mereka sendiri karena setiap anak itu unik,demikian juga jalan menuju kesuksesannya.

Setiap anak yang dilahirkan itu pasti mempunyai keunikan tersendiri,ada yang secara karakter dan perilaku berbeda termasuk minat dan bakatanya juga termasuk cara mereka belajar dalam mengeksplorasi potensi dalam dirinya.

Oleh karena itu,sekolah harus menjadi pengawal utama dalam tumbuh kembangnya untuk mencapai pencapaian terbaik dalam mengawal cita-citanya itu. Pride Homeschooling hadir untuk mengawal anak-anak dalam pencapaian terbaik dalam proses belajarnya hingga mencapai kesuksesan yang kita & mereka inginkan.

Mari bergabung dengan kami di Pride Homeschooling,bagi anda yang ingin menumbuhkan bakat dan minat anaknya secara maksimal.

MENERIMA PENDAFTARAN SISWA BARU/PINDAHAN (SD-SMP-SMA) & SEKARANG DIBUKA CENTER BIMBINGAN BELAJAR AL-QUR'AN TEKNIK NEURO NADI INDONESIA
Buka setiap hari kerja dan setiap bulan.PRIDE HOMESCHOOLING CINERE Jl.Markisa Raya blok A no 11,Cinere-Depok (depan Mall Cinere).Pendaftaran & konsultasi :
Call: 0877-7456-0472 (Mr.Hans) / (021)754-555-8
atau untuk informasi lebih lengkap silahkan kunjungi webiste kami: www.pridehomeschooling.com

LET THEM DEVELOPE THEIR UNIQUENESS WITH PRIDE HOMESCHOOLING.

Minggu, 12 November 2017

Inilah kids zaman now yang sebenarnya!

Kids Jaman Now Sebenarnya

Cara memahami atau pun menggambarkan istilah Kids Jaman Now saat ini bisa dikatakan salah dan berbahaya. Entah, siapa yang pertama kali punya ide itu? Banyak bertebaran dalam bentuk gambar meme dan video di media sosial. Baik facebook, whatsapp, instagram, twitter, dan media lainnya. Seringkali terlihat ada penggambaran anak-anak zaman sekarang dengan gayanya yang bobrok. Menjadi PR berat dan tantangan beban hidup guru masa kini.

Contohnya gambar atau meme yang beredar dengan berbagai kritik menggelitiknya. Seorang pelajar SD memberikan bunga pada teman sekelasnya sebagai ungkapan cinta. Memberikan kado mewah saat ulang tahun. Berpelukan lawan jenis sambil duduk di atas sepeda motor. Tawuran, buka-bukaan, cabe-cabean, terong-terongan, sayur-mayur, lauk-pauk, lengkap sudah seperti 4 sakit 5 semrawut. Oh,tidak ironisnya generasi bangsa masa kini.

Pertanyaannya, apakah benar semua anak, khususnya anak-anak Indonesia kelakuannya seperti itu? Jika benar apa yang harus kita lakukan? Apa dampaknya, jika kita terus menerus menonton video tersebut? Apa pula dampaknya bagi anak-anak yang menyaksikannya?
Mari sejenak kita merenungkannya. Perlu browsing, mungkin ada anak-anak zaman sekarang yang berprestasi dan membanggakan negara Indonesia. Lalu jika anak-anak lain menyaksikannya mereka ikut termotivasi. Bukan sebaliknya anak-anak dihidangkan tontonan seolah sindiran dan teguran. Namun, di alam bawah sadar mereka termotivasi bertindak negatif atau timbul rasa sekedar coba-coba.
Mulailah berpikir positif. Nyalakan laptop atau ponsel kita. Klik browser, aplikasi yang ada. Ketikkan “prestasi-prestasi anak Indonesia di zaman ini” atau “anak-anak indonesia yang berprestasi di masa kini”. Lalu apa yang kita temukan?
Ternyata ada Musa. Ya, Musa Kids Jaman Now sebenarnya. Seorang anak yang diusianya ke-5 tahun sudah mampu menghapal kitab suci agamanya. Joey Alexander Sila, pianis cilik yang prestasinya dikenal di kancah Internasioal. Meskipun masih berusia 10 tahun, bocah cilik ini sudah mahir memainkan tuts piano dengan indah hingga menarik perhatian mata dunia. Aditya Bagus Arfan, Pecatur Cilik Peraih Gelar Asian Master. Aditya Bagus Arfan berhasil meraih medali emas kejuaraan catur Asean kategori U-10 yang berlangsung 10 hari di Dusit Thani Pattaya, Thailand pada bulan Juni 2016. Kalau kita tidak enggan mencari tentu masih banyak anak-anak berprestasi lainnya.
Merekalah Kids Jaman Now Sebenarnya. Meski gambar dan video bobrok benar adanya. Alangkah baiknya, kita ubah pola pikir dan pola penggambaran dengan menghilangkan jejak visual negatif yang ada. Menggantinya dengan gambar atau video keren yang memotivasi dan menginspirasi. Sehingga, di alam bawah sadar anak-anak tersugesti bertindak positif. Walau hanya sekedar rasa ingin coba-coba. Rasa ingin saja sudah syukur yang sebesar-besarnya. Hidup Kids Jaman Now Sebenarnya.