PRIDE HOMESCHOOLING

Jl.Markisa Blok A no. 11 Cinere Depok (021)754-555-8

PRIDE HOMESCHOOLING

Dengan mencari dan Berspekulasi maka kita akan belajar dan mendapatkan hal-hal yang baru

PRIDE HOMESCHOOLING

Jadikan buku adalah sahabat karibmu karena ia akan membimbingmu kearah kebaikan.

PRIDE HOMESCHOOLING

Pengetahuan akan membawa kita kepada kesempatan untuk membuat perbedaan

PRIDE HOMESCHOOLING

Menuliskan impian dan cita2mu secara tertulis terbukti membantu kamu untuk bisa mewujudkannya. So write down your dreams. Now!!!.

contact

foxyform

Senin, 26 November 2018

Perlu diketahui,inilah peran otak kanan dan otak kiri manusia

Otak Kanan dan Otak Kiri, Manakah yang Lebih Baik?

                                          Hasil gambar untuk Otak Kanan dan Otak Kiri, Manakah yang Lebih Baik?
Otak besar (cerebrum) manusia terdiri dari dua belahan; kiri dan kanan. Kedua belahan tersebut mempunyai fungsi yang berbeda. Antara otak kanan dan otak kiri ini memiliki struktur yang sangat kompleks, akan tetapi banyak teori modern mengatakan bahwa masing-masing bagian ini berperan untuk berbagai macam jenis pemikiran.
Walaupun berbeda, kedua belahan otak tersebut sangat sulit untuk dipisahkan; saling berhubungan, akan tetapi percobaan telah menunjukkan bahwa manusia cenderung lebih banyak menggunakan belahan otak yang satu dari pada yang lain. Hal ini juga menunjukkan bahwa manusia juga cenderung lebih menyukai satu mode pemikiran daripada yang lain.
Dari gambar diatas, bisa kita tarik kesimpulan:
  • Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat Intelligent Quotient (IQ).
  • Otak kanan berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan seni, kreatifitas, musik, ekspresi, serta merupakan pusat Emosional Quotient (EQ).

Ciri-ciri orang dengan dominan otak kanan

  1. Orang yang dominan otak kanan tidak suka dengan pelajaran yang memaksa otak bekerja keras, seperti Matematika, Fisika, Kimia, Sains, mereka lebih memilih pelajaran seni, bahasa, puisi, nyanyi dll.
  2. Dalam hal prospek kerja, orang dominan otak kanan senang bekerja di bidang sosial, kreatifitas, seni, dan public relation.
  3. Tidak menyukai hal-hal yang teratur, suka kebebasan.
  4. Senang jalan-jalan, berpetualang, dan melakukan hal-hal baru.

Ciri-ciri orang yang dominan otak kiri

  1. Senang dengan pelajaran yang mengandalkan logika, Matematika, Fisika, Kimia, dan pelajaran-pelajaran yang berhubungan dengan sains.
  2. Dalam hal prospek kerja, mereka cenderung bekerja menjadi Peneliti, Teknisi, Akuntan, Dokter.
  3. Lebih mengutamakan logika dalam mengambil keputusan.
  4. Disiplin, berfikir secara teknis dan penuh aturan
  5. Melakukan sesuatu dengan perhitungan yang matang.Lalu manakah yang lebih baik?
Antara otak kanan dan kiri, keduanya sama baik, saling berkaitan dan membutuhkan satu sama lain. Namun menurut penelitian, sebagian besar orang di dunia lebih dominan menggunakan otak kiri.
Mengapa?
Hal tersebut disebabkan karena setiap orang mengalami jenjang pendidikan yang lebih banyak mengasah kemampuan otak kiri saat belajar.
Namun sebaiknya yang perlu kamu lakukan adalah menyeimbangkan penggunaan kedua belahan otak kanan dan kiri.
Orang yang otak kanan dan otak kirinya seimbang dapat menjadi orang yang cerdas sekaligus memiliki pemikiran yang kreatif dan baru 

Selasa, 20 November 2018

Tips mengatasi rasa kantuk saat belajar

 8 Tips efektif hilangkan rasa kantuk  

Hasil gambar untuk  Tips efektif hilangkan rasa kantuk Â saat belajar

Karena kelelahan atau kurangnnya tidur yang cukup, rasa kantuk yang tiba-tiba muncul, memang suka mengganggu sekali, apalagi saat waktu belajar. Sudah pasti bikin kamu gagal fokus. Kamu pernah atau bahkan sering mengalami rasa kantuk? Tapi bingung cara yang tetap sehat untuk membuatmu terjaga? Dilansir dari berbagai sumber, tips-tips jitu dibawah ini ampuh  untuk mengusirnya, kira-kira apa saja ya? Berikut ulasannya:

1. Mendengarkan lagu favorit

Yang ini ampuh banget lho untuk ngusir rasa kantuk kamu. Putar lagu favorit mu di sela-sela pembelajaran. Pilih lagu yang energetic agar semangat kamu bisa meningkat kembali.

2. Peregangan kecil

Salah satu penyebab rasa kantuk yang datang, mungkin karena tubuh kamu kurang gerak. Beristirahatlah sejenak dan mulailah melakukan peregangan sekitar 5-10 menit. Mulai dari kepala sampai kaki, agar otot-otot kamu menjadi lebih relax dan bisa kembali fokus.

3. Minum kopi

Kopi terbukti ampuh banget untuk mengusir rasa ngantuk. Sambil belajar, kopi bisa jadi teman kamu, agar kantuk dapat segera teratasi. Namun jangan terlalu sering mengkonsumsi minuman ini ya, kamu juga harus tahu batasan-batasannya agar kesehatan mu tetap terjaga.

4.Pencahayaan yang lebih terang

Apakah cahaya di sekitar tempat belajar mu redup? Jika iya, pindah ke tempat dengan pencahayaan lebih terang bisa kamu lakukan. Namun bagi kamu yang memang menyukai belajar dengan cahaya redup, sebenarnya gak masalah kok. Yang paling penting, cari tempat dan posisi ternyaman mu saat belajar.

Kamis, 15 November 2018

Tips Melatih Anak Pemalu Menjadi Percaya Diri

Cara Melatih Anak Pemalu Agar Lebih Pemberani di Depan Umum

                                         
Anak kecil kadang ada yang pemalu dan ada juga yang sangat percaya diri. Ini merupakan hal yang mungkin sering Anda lihat dan normal terjadi. Walaupun anak pemalu merupakan hal yang normal, namun Anda sebagai orangtua perlu melatih diri anak agar bisa lebih berani dan keluar dari zona nyamannya. Sehingga, ia akan tampil menjadi anak yang lebih percaya diri dan mudah bergaul dengan teman. Tentu, hal ini dapat membantu mengembangkan dirinya.

Apa yang membuat anak pemalu?

Rasa malu memang biasa terjadi. Sebesar 20-48% orang memiliki kepribadian pemalu, mungkin termasuk Anda. Kebanyakan anak pemalu memang sudah lahir seperti itu, namun beberapa pengalaman yang pernah diterima anak juga bisa menyebabkan anak menjadi pemalu. Sebuah kejadian mungkin pernah memicu anak Anda menjadi pemalu. Sehingga, anak Anda mungkin perlu bantuan untuk menghilangkan rasa malunya tersebut.

Bagaimana melatih anak agar tidak pemalu?

Anak pemalu biasanya mandiri, bijaksana, dan berempati. Namun, negatifnya adalah anak pemalu sering tidak suka atau takut mencoba hal baru. Ia biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri di lingkungan baru sehingga mungkin lebih sulit untuk berteman. Bukannya tidak ingin berteman, ia ingin berteman namun ia sulit untuk mendekati orang lain. Bisa karena ia takut atau memang tidak tahu bagaimana cara memulainya.
Untuk itu, Anda perlu mengajari anak pemalu agar lebih berani di depan umum. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu anak agar tidak menjadi pemalu lagi adalah:

1. Bangun rasa percaya dirinya

Sebaiknya jangan katakan ke anak bahwa dirinya pemalu, ini hanya akan membuat anak merasa makin kurang percaya diri dan makin berbeda dengan anak lainnya. Sehingga akan membuat anak menjadi lebih pemalu. Anda hanya perlu mengawasi anak saat ia bermain, beri waktu padanya lebih banyak untuk mempelajari sekitarnya. Setelah ia sudah merasa nyaman dengan, ia pun akan senang bermain dan tidak menjadi pemalu lagi. Beri kepercayaan pada anak bahwa ia bisa melakukan apapun yang ia inginkan.

2. Tempatkan anak pada situasi sosial

Beri anak kesempatan untuk selalu berinteraksi dengan orang lain, bahkan dengan orang yang tidak dikenalnya. Hal ini dapat membantu menghilangkan rasa malu anak secara perlahan. Misalnya saja, ajarkan anak untuk memesan sendiri dan membayar sendiri makanannya saat sedang di restoran. Atau, ajak anak untuk bermain di luar di taman umum bersama anak lainnya. Semakin sering anak mengunjungi lokasi baru dan melihat orang baru, semakin bisa anak untuk lebih percaya diri dan  tidak pemalu lagi.

3. Menunjukkan empati

Jika Anda melihat anak takut atau malu saat bertemu orang, katakan padanya bahwa ia tidak perlu takut. Juga, mungkin Anda perlu menceritakan ke anak bahwa Anda juga pernah merasa malu dan bagaimana Anda mengatasi rasa malu Anda sendiri. Dengan menunjukkan empati, Anda membantu anak merasa dimengerti dan diterima, membantunya untuk mengerti apa yang ia rasakan, dan harus bagaimana ia atasi.

4. Bantu anak berinteraksi dengan orang lain

Beberapa anak mungkin tidak tahu harus bagaimana saat bertemu dengan orang. Anda mungkin perlu menunjukkan bagaimana cara menyapa orang, berbicara, dan bersikap ramah dengan orang lain. Dengan begitu, anak bisa meniru perilaku Anda. Dorong anak untuk menyapa temannya saat sedang berpapasan atau bermain bersama. Ajak temannya untuk berbicara dengan Anda, sehingga anak merasa suasana di sekitarnya nyaman.
Jika anak berhasil berbicara di depan orang lain, Anda mungkin perlu memberikan pujian. Hal ini membuatnya merasa dihargai dan merasa perbuatan yang telah dilakukannya adalah benar. Jika anak masih pendiam di depan orang, Anda mungkin harus membicarakan hal tersebut dengan anak dan selalu ajak anak untuk berinteraksi dengan orang agar ia terbiasa.