PRIDE HOMESCHOOLING

Jl.Markisa Blok A no. 11 Cinere Depok (021)754-555-8

PRIDE HOMESCHOOLING

Dengan mencari dan Berspekulasi maka kita akan belajar dan mendapatkan hal-hal yang baru

PRIDE HOMESCHOOLING

Jadikan buku adalah sahabat karibmu karena ia akan membimbingmu kearah kebaikan.

PRIDE HOMESCHOOLING

Pengetahuan akan membawa kita kepada kesempatan untuk membuat perbedaan

PRIDE HOMESCHOOLING

Menuliskan impian dan cita2mu secara tertulis terbukti membantu kamu untuk bisa mewujudkannya. So write down your dreams. Now!!!.

contact

foxyform

Rabu, 27 Maret 2019

MAANFAAT PENTING CAMPING BAGI ANAK

Inilah 7 Manfaat Camping bagi Anak


Camping merupakan salah satu kegiatan seru dan bermanfaat yang bisa dilakukan bersama keluarga,teman di ruang terbuka. Pada kali ini, pembahasan akan difokuskan pada manfaat camping bagi anak. Manfaat camping bagi anak ini cukup penting untuk diketahui oleh para orang tua.

Manfaat camping bagi anak
Lakukanlah camping bersama anak Anda dan dapatkanlah manfaat camping yang berdampak positif bagi anak. Manfaat camping bagi anak bisa berguna baginya suatu hari nanti. Simaklah beberapa manfaat camping bagi anak di bawah ini:

1. Mempererat ikatan hubungan keluarga
Camping di ruang terbuka termasuk cara yang efektif untuk mempererat ikatan hubungan di antara anggota keluarga. Berkemah menjadi sarana untuk melakukan beberapa hal bersama seluruh anggota keluarga. Anak-anak akan bekerja sama dengan orang tuanya.
Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan pada saat camping. Kegiatan-kegiatan tersebut akan mengokohkan hubungan keluarga dan menjadi semakin erat. Anak-anak akan semakin dekat dengan orang tuanya begitupun dengan Anda.

2. Bersahabat dengan alam
Manfaat camping bagi anak yang pasti adalah anak-anak menjadi bersahabat dengan alam. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena kegiatan camping biasanya dilakukan di alam bebas seperti di tengah hutan yang memiliki lingkungan alam yang masih asri.
Pada masa kini, anak-anak telah larut dengan suasana modern yang dipenuhi dengan segala aneka gadget dan hal-hal bersifat digital. Oleh karena itu, anak-anak dan juga orang dewasa sangat membutuhkan untuk dekat kembali dengan alam.

3. Meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri
Percayakah Anda bahwa kegiatan camping dapat meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri pada anak? Beberapa kegiatan yang biasa dilakukan pada saat berkemah seperti memasang tenda, menyalakan api unggun, memasak makanan, dan lainnya merupakan kegiatan yang bisa meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri anak.
Anak akan dilatih untuk melakukan hal-hal tersebut secara mandiri. Kemandirian akan membuahkan kepercayaan diri. Kegiatan-kegiatan yang biasa ada saat camping bisa juga dibilang sebagai kesempatan anak untuk belajar mandiri dan menjadi percaya diri.

4. Lebih mengenal diri sendiri
Manfaat camping bagi anak bisa menjadikan anak-anak lebih mengenal diri mereka sendiri. Berbagai kegiatan berkemah yang biasa dilakukan seperti memasang tenda, membuat api, mengumpulkan kayu bakar, menyebrangi sungai, mendaki bukit, dan lainnya.
Kegiatan-kegiatan tersebut akan memberi tahu anak-anak tentang diri mereka sendiri. Apabila pada kegiatan sehari-hari, mereka tidak pernah membuat api unggun dan pada saat camping anak baru menyadari bahwa ia bisa membuatnya.

5. Sebagai sebuah petualangan dan tantangan
Hidup adalah sebuah petualangan dan tantangan. Banyak orang setuju dengan pendapat tersebut. Dunia nyata yang akan dihadapi oleh anak-anak pada saat dewasa kelak dipenuhi oleh tantangan dan petualangan.
Kegiatan camping akan melatih anak-anak terlebih dahulu untuk menyukai petualangan dan menjawab tantangan. Orang tua bisa menantang anaknya untuk melakukan sebuah tantangan yang tentunya harus tetap dipastikan keamanannya.
Selain itu, Anda bisa melakukan sebuah petualangan seru seperti Petualangan Mencari Harta Karun yang telah Anda rancang sendiri sebelumnya. Manfaat camping bagi anak yang satu ini juga bisa menjadi sebuah solusi untuk anak penakut.

6. Sarana pendidikan berbasis alam
Mungkin Anda pernah mendengar tentang sekolah alam yang memiliki sarana pendidikan berbasis alam. Tenang, Anda tetap akan bisa mendapatkan hal seperti itu tanpa perlu memasukkan anak Anda ke sekolah alam bila Anda memiliki keputusan yang berbeda.
Anda bisa mengajak anak berkemah dan melakukan beberapa kegiatan yang bersifat mendidik. Anak-anak bisa diajarkan untuk mengenal jenis-jenis spesis yang ada di tempat melakukan camping. Apabila sebelumnya mereka hanya mengenal spesis-spesis tersebut melalui buku saja maka sekarang mereka bisa melihat dan mengamatinya secara langsung.

7. Membuat tubuh anak lebih aktif
Manfaat camping bagi anak juga bisa membuat tubuh anak menjadi lebih aktif dan enerjik. Kegiatan camping memerlukan aktivitas fisik yang lebih aktif dari biasanya. Anak-anak bisa melakukan panjat pohon, berenang di sungai, menggali lubang, bersepeda mengelilingi hutan, berenang, dan lainnya.
Aktivitas fisik tersebut akan membuat anak menjadi lebih bugar dan sehat. Kemungkinan besar, ia menjadi suka dan ingin melakukannya lagi. Hal ini sangatlah baik bagi kesehatan dan kebugaran anak-anak.

Sumber ref.: doktersehat.com

Kamis, 21 Maret 2019

3 Manfaat Pentingnya Mengikuti Try Out

Manfaat Try Out Bagi Siswa



Menjelang UN, siswa dibuat sibuk dalam mempersiapkan tes uji coba dalam bentuk Try out. Apa saja manfaat dari penyelenggaran Try out bagi siswa? Berikut ini ulasannya:
  1. Melatih dan Mengasah Ketrampilan Siswa
Kegiatan Try out UN akan membuat siswa mudah menyesuaikan diri dengan beragam soal ujian dari mata pelajaran yang akan diujikan dalam UN. Proses adaptasi dengan beragam bentuk soal akan semakin melatih dan mengasah kemampuan siswa dalam menjawab soal dengan tepat. Selain itu siswa yang rajin mengikuti kegiatan Try out akan semakin mengenal berbagai bentuk soal yang akan diujikan dalam UN. Siswapun tidak akan terlalu kaget saat menghadapi soal UN karena terbiasa mengerjakan beragam bentuk soal melalui kegiatan Try out.Inilah 3 Manfaat Try Out Bagi Siswa :
  1. Mengukur Kemampuan Siswa
Hasil kegiatan Try out dapat digunakan sebagai tolak ukur kemampuan siswa. Dengan kegiatan Try out siswa akan memahami sejauh mana kemampuannya untuk menjawab setiap soal yang diujikan. Apabila hasil Try out kurang memuaskan siswa masih memiliki kesempatan untuk belajar lebih sungguh-sungguh dengan mengikuti Try out berikutnya. Nilai yang diperoleh berdasarkan kegiatan-kegiatan Try out tersebut akan menunjukkan bagaimana kemampuan dan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian nasional.
  1. Membuat Siswa Semakin Giat Belajar
Kegiatan Try out merupakan ajang untuk mendorong siswa semakin giat belajar. Oleh karena terdorong untuk semakin giat belajar, aktivitas siswa selain kegiatan belajar akan semakin berkurang. Siswa akan menggunakan waktu sebaik-baiknya untuk belajar. Sepulang sekolah siswa akan mengurangi kegiatan bermain dan keluyuran sampai malam hari. Hal tersebut merupakan dampak positif dari penyelenggaraan Try out bagi siswa.

Nah, demikianlah ulasan mengenai manfaat Try out bagi siswa. Melalui kegiatan Try out siswa didorong untuk terus belajar. Tujuannya ialah siswa dapat lulus UN dengan nilai yang memuaskan. Jika siswa mampu meraih hasil yang memuaskan tentunya siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kamis, 14 Maret 2019

Tips agar anak selalu semangat dan betah berada di sekolah.

Lakukan 5 Cara Ini agar Anak Betah di Sekolah


                             
Membuat anak untuk menyukai kegiatan belajar mengajar di sekolah memang bukan hal yang mudah. Banyak orangtua yang kebingungan ketika Si Kecil mulai memasuki usia belajar untuk mengajak anak ke sekolah. Tidak hanya itu, bayangan anak mengenai sekolah terkadang membuatnya semakin malas untuk berangkat ke sekolah. Khususnya, jika anak masih dalam tingkat playgroup atau taman bermain.
Namun ibu tidak perlu khawatir, berikut adalah beberapa cara yang bisa ibu lakukan agar anak selalu semangat untuk berangkat ke sekolah dan betah berada di sekolah.

1. Temani di Awal Tahun Sekolah

Tidak ada salahnya ibu menemani anak di sekolah pada awal tahun ajaran baru Apalagi jika ini adalah pengalaman pertama anak bersekolah. Berikan anak pengertian bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan. Beri pandangan pada anak bahwa di sekolah nanti, dia akan memiliki banyak teman baru dan akan banyak bernyanyi dengan guru.
Dampingi anak saat anak akan berkenalan dengan beberapa teman barunya. Saat kegiatan mengajar dimulai, ibu bisa pamit pada Si Kecil dan membiarkan Si Kecil menghabiskan waktu sekolahnya dengan teman-teman barunya. Percayakan aktivitas Si Kecil pada seluruh pengajar di sekolah. Jangan lupa juga untuk menyambut Si Kecil saat pulang sekolah.

2. Cari Sekolah yang Cukup Nyaman untuk Si Kecil

Mencari sekolah yang cukup nyaman bagi Si Kecil juga merupakan salah satu hal yang bisa ibu lakukan agar anak betah di sekolah. Carilah sekolah yang memiliki gedung menarik dengan warna warna yang cerah dan tentu dengan penerangan yang cukup. Perhatikan kebersihan di area sekolah agar anak tetap nyaman saat berada di sekolah.

3. Pilihlah Sekolah dengan Metode Belajar yang Cocok dengan Si Kecil

Selain gedung yang menarik, ibu juga bisa memilih metode belajar dalam kelas yang cocok dengan anak. Pilih sekolah dengan metode belajar yang cukup menyenangkan dan mengasyikan untuk anak usia taman bermain atau playgroup.
Sebaiknya pilihlah sekolah dengan metode belajar yang menyelipkan unsur pelatihan daya kognitif, psikomotorik, dan afektif anak. Namun, jangan lupa juga untuk memilih metode belajar yang menggunakan unsur permainan di dalamnya. Salah memilih metode belajar untuk anak usia playgroup hanya akan membuat mereka stres dan mogok untuk sekolah.

4. Banyak Mainan akan Lebih Menarik Si Kecil

Usia playgroup atau taman bermain masih masuk dalam usia anak yang senang bermain. Tidak ada salahnya ibu memilih sekolah yang memiliki banyak permainan atau memiliki banyak metode mengajar dengan belajar kelompok dan aktivitas di luar ruangan. Dengan begitu, anak tidak akan mudah merasa bosan ketika ia berada di sekolah. Terkadang mainan yang tersedia di sekolah bisa membuat semangat anak untuk berangkat ke sekolah lebih besar.

5. Guru yang Ramah

Selain faktor dari lingkungan sekolah, mencari sekolah dengan guru yang ramah dan memahami psikologi anak juga sangat diperlukan. Tentu dengan guru yang ramah dan penyayang, anak-anak tidak akan merasa takut dan tertekan ketika berada di sekolah. Hubungan baik antara guru dan anak juga sangat memengaruhi kenyamanan anak saat berada di sekolah.
Jangan lupa siapkan bekal yang menarik untuk anak di sekolah. Selain menyiapkan sekolah anak, ibu juga perlu menyiapkan mental anak untuk sekolah.

Seumber referensi : Halodoc.com