PRIDE HOMESCHOOLING

Jl.Markisa Blok A no. 11 Cinere Depok (021)754-555-8

PRIDE HOMESCHOOLING

Dengan mencari dan Berspekulasi maka kita akan belajar dan mendapatkan hal-hal yang baru

PRIDE HOMESCHOOLING

Jadikan buku adalah sahabat karibmu karena ia akan membimbingmu kearah kebaikan.

PRIDE HOMESCHOOLING

Pengetahuan akan membawa kita kepada kesempatan untuk membuat perbedaan

PRIDE HOMESCHOOLING

Menuliskan impian dan cita2mu secara tertulis terbukti membantu kamu untuk bisa mewujudkannya. So write down your dreams. Now!!!.

contact

foxyform

Selasa, 07 November 2017

6 Manfaat Positif Thinking Bagi Kesehatan

Manfaat Berfikir Positif

1. Meningkatkan kemungkinan umur panjang

Para peneliti di University of Pittsburgh School of Medicine menemukan bahwa wanita menopause yang memiliki sifat optimis mengalami penurunan jangka kematian dan memiliki hanya sedikit risiko terkena diabetes atau hipertensi (tekanan darah tinggi), yang sering kali dialami oleh teman-teman pesimis mereka. Para peneliti menganalisis data dari 100.000 orang wanita dalam studi yang sedang berlangsung, dan hasilnya adalah wanita yang optimis memiliki risiko sebanyak 30% lebih rendah untuk meninggal karena penyakit jantung, dibandingkan dengan yang pesimis. Para wanita yang pesimis juga memiliki 23% kemungkinan untuk meninggal akibat kanker

2. Memerangi depresi

Pemikiran pesimis adalah salah satu faktor yang menyebabkan depresi, menurut Psychology Today. Dengan mengubah cara berpikir Anda menjadi positif, maka Anda akan dapat memerangi depresi. Terapi kognitif yang mengubah pola berpikir dapat meningkatkan perasaan seseorang, dan juga menjadi bagian utama dari pengobatan depresi.

3. Memperkuat sistem imun tubuh

Berpikir positif diyakini dapat membantu orang melawan masuk angin dan penyakit lainnya. Namun, menurut sebuah studi di tahun 2003 pada New York Times menyatakan bahwa berpikir negatif hanya dapat melemahkan respon kekebalan tubuh terhadap flu. Ini karena adanya aktivitas listrik yang besar di bagian otak ketika Anda berpikir negatif, sehingga hal itu dapat melemahkan respon imun terhadap flu yang diukur dengan antibodi mereka.

4. Mengalahkan berbagai penyakit

Orang dengan pikiran positif akan pulih lebih cepat dari operasi, dan juga dapat mengatasi penyakit serius lebih baik, seperti kankker,penyakit jantung dan AIDS, menurut Psych Central, sebuah jaringan sosial kesehatan mental yang dioperasikan oleh kesehatan mental profesional. Sebuah studi dari mahasiswa hukum tahun pertama menemukan bahwa orang-orang yang lebih optimis daripada mahasiswa lain, memiliki sel-sel kekebalan tubuh yang lebih baik.

5. Mengatasi stres dengan lebih baik

Ketika dihadapi oleh situasi yang menyebabkan stres, orang yang berpikir positif dapat mengatasi situasi tersebut lebih efektif dibandingkan dengan pemikir negatif. Dalam sebuah penelitian, para peneliti menemukan bahwa ketika orang optimis menghadapi kekecewaan (contohnya seperti tidak diterima kerja atau gagal naik jabatan), mereka lebih cenderung untuk fokus pada hal-hal yang dapat mereka lakukan dalam mengatasi situasi tersebut.
Daripada tenggelam dalam perasaan frustrasi atau dengan hal-hal yang tidak dapat mereka ubah, orang yang optimis akan menyusun rencana lain dan meminta pendapat orang lain untuk bantuan dan saran. Di sisi lain, orang yang pesimis hanya mengasumsikan bahwa situasi tersebut di luar kendali mereka dan tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk mengubahnya.

6. Membuat Anda lebih tangguh

Ketahanan mengacu pada kemampuan kita untuk mengatasi masalah. Orang tangguh dapat menghadapi krisis atau trauma dengan kekuatan dan tekad. Daripada hancur dalam menghadapi stres, mereka lebih memilih untuk melanjutkan dan mengatasi kesulitan tersebut. Ini membuktikan bahwa berpikir positif memainkan peran terhadap ketangguhan. Ketika berhadapan dengan tantangan, orang yang berpikir positif biasanya melihat apa yang sebenarnya dapat mereka lakukan dalam menyelesaikan masalah.
Para peneliti juga menemukan bahwa di tengah krisis, seperti serangan teror, atau bencana alam, pikiran dan emosi positif mendorong perkembangan dan memberikan tameng terhadap depresi. Dengan memelihara emosi positif, bahkan ketika menghadapi peristiwa mengerikan, orang bisa menuai manfaat baik jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk mengelola tingkat stres, mengurangi depresi, dan membangun kemampuan untuk pulih yang dapat sangat bermanfaat di masa depan.

Senin, 06 November 2017

Solusi saat anak tidak mau sekolah

Solusi saat anak tidak mau sekolah 

Sikap anak terkadang membuat orangtua khawatir, apalagi saat dia tak mau sekolah. Penyebabnya bisa berasal dari dirinya sendiri atau dari luar, yakni lingkungannya. Orangtua harus mencari solusi untuk membuatnya mau sekolah lagi.

Memang, tak mudah untuk membuat anak mau bersekolah lagi. Ibu harus sabar dan mencari solusi tepat untuk masalah ini. Terkadang, ibu membutuhkan bantuan orang lain untuk membuat anak mau bersekolah lagi. Tak perlu bersikap kasar kepadanya, karena bisa membuatnya semakin takut dan tak mau bersekolah lagi. 


Cara-cara dengan kelembutan dan perhatian mungkin lebih tepat dilakukan untuk membuatnya mau bersekolah. Solusi berikut ini mungkin bisa ibu lakukan saat anak tak mau bersekolah.



  • Dekati anak dan dengarkan keluh kesahnya
  • Ajak anak berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah
  • Tanyakan cita-citanya
  • Melibatkan guru wali kelasnya
  • Berikan motivasi ketika anak mulai sadar untuk bersekolah
Sebenarnya, kasus anak tak mau bersekolah ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Penyebab ini bisa berasal dari dirinya sendiri (internal) dan dari luar dirinya (eksternal). Penyebab yang berasal dari diri anak, misalnya sakit, malas, atau karena lelah. Sementara itu, penyebab yang berasal dari luar dirinya, yakni lingkungannya, misalnya dijauhi teman, pelajaran sekolah yang sulit untuk diikuti, takut dengan seseorang, guru yang kurang jelas dalam menerangkan, dan lain-lain.

Jika masih kebingungan, kami dari pihak Pride Homeschooling siap membantu dalam menangani kasus diatas,info selengkapnya hubungi 021-754-555-8 

Minggu, 05 November 2017

Yuk!, Belajar Desain Grafis di Pride Homeschooling

Belajar desain grafis mendatangkan banyak manfaat khususnya bagi mereka yang memang menyukai seni. Apa saja manfaat belajar desain grafis?
 1. Mempercepat proses pekerjaan dengan cara menyajikan suatu pekerjaan dalam bentuk grafis.
Contoh pekerjaan yang paling mudah adalah proposal. Tidak perlu menyusun dalam format seperti laporan dengan banyak tulisan. Cukup poin – poin penting yang ingin disampaikan dan dibuat dalam bentuk desain yang menarik dan atraktif.
2. Memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang program aplikasi desain grafis.
Tidak banyak orang awam yang bisa mengoperasikan aplikasi desain grafis. Dengan membuat pelatihan program aplikasi desain grafis, lulusan sekolah atau kursus desain dapat memperkenalkan program aplikasi desain grafis lebih luas lagi.
3. Mempersiapkan masyarakat agar dapat memahami dengan mudah pesan – pesan yang disampaikan dalam bentuk grafis.
Untuk memahami suatu karya seni memang dibutuhkan suatu sense. Jika tidak ada sense tersebut maka pesan dalam bentuk grafis belum tentu dapat dicerna dengan baik mengingat persepsi setiap orang berbeda – beda. Karena itu, belajar desain grafis dapat membantu lulusannya untuk mengerti pesan dari bentuk grafis tersebut.

Mau belajar desain grafis tapi bingung cari lokasi yg tepat dimana?
Mau mahir desain grafis tapi tidak perlu terlalu lama wktunya?
Mau mahir desain grafis tapi tidak ada waktu karena sekolah sampai sore?

Temukan solusinya di kelas desain Pride Homeschooling Cinere
Kepoin info lebih lanjutnya yu di 08119916526 kak budi